9 Februari 2015-Perjalanan yg tak terlupakan

March 10, 2015 § 2 Comments

Pagi selepas Abah nganter 3K ke sekolah, kita berangkat ke RS Budi Kemuliaan demiiii 2nd opinion. Kondisi pagi itu hujan deras. Otomatis kita berdua pake jas hujan dan karena perut buncit eike pake 2 jas hujan, depan dan belakang hahaha. Kudunya ada fotonya ya, sebagai kenang-kenangan *jiaaah*. Setibanya di halteu tj…..ternyata kudu nunggu. Beruntunglah jadi bumil karena diminta nunggu tj sambil duduk. Oiya karena kita mau ke Budi Kemuliaan, jadilah tj tujuan monas yang ditunggu. Ternyata kudu nunggu sejam dong eheu, tapi bersyukur kita berdua dapet duduk dengan bonus tetesan air hujan dari atap tj hihi….nasib angkutan umum kita ya.

Perjalanan menuju monas siy lancar-lancar aja, alhamdulillah…..tapinya hujan ga kunjung berhenti malahan makin deras, sampai-sampai sungai di Budi Kemuliaan terlihat makin penuh. Degdegan juga kita sampai mepet dengan batas akhir pendaftaran, alhamdulillah dokternya masih praktek. 

Akhirnyaaaaa Abah ketemu dr. Bunindro, SPOG juga hahaha. Dokter senior yang pembawaannya santai dan menurut beliau jika ga dalam kondisi darurat idealnya sc dilakukan ketika usia kandungan 37-38 minggu. Hehe oleh karena itu agak ga sreg dengan alasan obgyn di Depok, karena ukuran janin dianggap matang dan perkiraan beratnya pun sudah di atas 3kg, walaupun baru 36 minggu kudu segera sc. Keingetan pas Kei lahir, umur kandungan segitu juga. Kesimpulannya, semakin mantap buat lahiran di Budi Kemuliaan.

Begitu pulang dari Budi Kemuliaan…….jengjeng…..bagian ini niy yang tak terlupakan hahaha……ada genangan air di dua ruas jalan. Awalnya kita lewat jalan budi kemuliaan, dikira genangan air cuma sebetis tapi liat orang yang nyusurin jalan budi kemuliaan….kok makin lama makin tinggi. Akhirnya balik arah ke jalan kebon sirih, udah lah pake kopaja atau metromini kepikirannya….ternyata ga ada angkutan umum yang lewat dong. Terpaksa lah kita menyusuri jalan kebon sirih….dengan kondisi yang sama dengan jalan budi kemuliaan, genangan air awalnya di atas mata kaki, sebetis, dan kemudian sepaha….mana ada kejadian sempet jatuh, basah kuyuplah eike hahaha. Total perjalanan dari Budi Kemuliaan sampai halteu Sarinah adalah 1 jam….eheu terspekta sepanjang masa. Kalau mesti pakai soundtrack, bakalan nyanyi lagu project pop, “ingatlah hari ini” hahaha. Sempet fotoin genangan air di sarinah, tapi sayang kehapus fotonya. Syukurnya ga sempet wefie ya….kalo ga bakalan sedih fotonya hilang hahaha *lebay mode on*. Tapi beneran deh….ga akan terlupakan ya Bah 😁. Abah yang awalnya mau ke kantor, karena ya tj dan kopaja minim, jadi gagal. Kita baru dapat tj jam 3, tapi alhamdulillah walaupun lama, tj kosong dan dapet duduklah kita.

Dengan kejadian spekta seperti ini…..galau lagi dong, yakin niy lahiran di Budi Kemuliaan? Menjelang imlek pulak…jengjeng……hahaha.

Ahiya pajang foto 36 minggu lebih beberapa hari aja deh 😙

 

 

 

Tagged:

§ 2 Responses to 9 Februari 2015-Perjalanan yg tak terlupakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading 9 Februari 2015-Perjalanan yg tak terlupakan at Napak Tilas.

meta

%d bloggers like this: