Kotak Bekal

September 4, 2014 § 2 Comments

Ada cerita lucu dari kotak bekal. Awalnya ga sengaja ngobrol dg salah satu orang tua teman kelasnya Teteh….ngobrol tentang bekal. Ada anak yang protes kepada bundanya karena ia cuma diberi bekal buah setiap hari, ada yang bawa bekal biskuit kemasan, ada yang bawa bekal sayuran mentah, dll. Berasa menemukan persoalan dilematis emak-emak hihi.
Nah Teteh? 2 macam yang selalu dibawa, buah + snack. Awalnya siy kepingin dibawakan buah saja…tapi supaya lebih berisi kotak bekalnya, akhirnya diberikan tambahan snack homemade.
Penasaran lah si Ambu nanya ke Teteh tentang kotak bekal teman-temannya. Teteh malah cerita….jadi setiap hari teman-temannya selalu menanyakan apa yang dibawa Kilaaya? Jadi….semacam ngintip kotak bekal masing-masing anak gitu? Hahaha. Teteh protes siy, “aku ga mau ditanya-tanya terus bawa bekal apa?”. Hahaha….meni ga ridha gitu Teh. Apa karena bekal Teteh berbeda tiap hari ya…sedangkan yang lain ada yang bawa bekal biskuit saja atau buah saja dan setiap hari itu-itu saja?
Tapi Teteh komen juga siy…ingin dibawakan biskuit juga supaya bekalnya sama dengan yang lain :p

Ah iya…jadi teringat ketika Teteh dibawakan bekal churros, teman-temannya menanyakan apa yang dibawa Kilaaya? Baru tau juga katanya ada makanan yang namanya churros. Jarang kali ya anak-anak kecil nyicip churros hahaha. Katanya Teteh, ibunya temen Teteh ga pernah bikin churros di rumah. Hahaha agak geli dengar pernyataan ini.

Tak apa atuh ya Teh ga dikasi bekal biskuit juga….Abah Ambu kan senang berkreasi untuk mengisi kotak bekal hehe, apalagi dibuat dengan penuh cinta :*

IMG_5354.JPG

Tagged: ,

§ 2 Responses to Kotak Bekal

  • Hery Harjono says:

    Wah cantik betul bentonya Teh. Hmm ternyata diam-diam bento Teteh jadi perhatian ya. He he cape juga tiap hari menjawab ya Teh. Ykung dalam bis Teh. Susah hampir sampai kota Roma. Tapi Ykung kali ini harus hati-hati, tidak bisa jalan terlalu jauh. Kan Ykung masih sakit. Kemarin-kemarin di kota Perugia, Ykung juga tidak banyak jalan. Kotanya di gunung. Seperti di rumah Ykung, tapi jalannya lebih terjal. Sangat terjal.

    Nah gimana di sekolah Teh? Ada cerita apa selain Bento? Ok ya, bsk subuh Ykung ke kota Amsterdam di Belanda dan terus ke Jakarta. Nanti hari minggu pagi Ykung sudah di Jakarta. Yangti mau jemput, dan nanti mampir Andara. Sore langsung ke Bandung, kan harus keteu dokter. Ok ya Teh. Sun untuk Teteh, mas Kei dan Kinza.

    Ykung

    • Semoga Allah SWT melindungi perjalanan Ykung…aamiin.
      Belum ada PR dari sekolah, ohya ada hafalan surat Al-Fatihah berikut tulisannya bagaimana.
      Teteh setiap hari menyodorkan jurnal dan buku komunikasi untuk dibaca dan ditandatangan. Ga banyak cerita kalau kita ga nanya hehe. Beda dengan Kei & Kinza, setiap kami pulang kantor, mereka berdua berebut cerita aktivitas di sekolah hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kotak Bekal at Napak Tilas.

meta

%d bloggers like this: