Salju di Eropa

March 9, 2014 § 2 Comments

Malam sabtu kemarin Ykung telfon…begini katanya, “Eh, Sabtu depan kita naik pesawat ya. Kita mau ke pantai.” | Kei: ” naik pesawat salju ya Eyang.” | Eyang: “pesawat salju?” | Kei: “iya pesawat salju, kan belum lihat salju.” | Eyang: “oooh itu harus ke Eropa kalau mau lihat salju.” | Kei (dengan penuh antusias): “iya iya…kita ke Eropa aja!”

Ambunya ngakak dengar pernyataan Kei *catet ya Abah hahahaha*.
Setelah menutup percakapan di telfon, 3 kurcacis kembali bermain-main. Mereka penuh semangat mengambil butir styrofoam yang katanya siy sudah meminta izin Abahnya (pemilik butir styrofoam), dan menyimpannya di gelas plastik. Cekakak cekikik mereka masuk ke dalam kamar. Belum ngerti juga apa gerangan yang akan mereka lakukan. Sempat daku lihat Kei naik ke atas lemari….dan apa yang terjadi…kasak kusuk mereka membuat permainannya, Teteh sibuk mengatur adik-adiknya. Kei di atas lemari memegang 2 gelas, Teteh dan Cica tiduran di atas kasur. Setelah itu, apa yang terjadi? Jengjeng…..Kei menumpahkan styrofoam ke arah Teteh dan Cica, dan mereka pun tertawa lepas sambil berteriak…”saljuuuuuuu!” Berulang kali mereka melakukan itu, bolak balik ditumpahkan kemudian dibereskan, begitu seterusnya. Mereka bertukaran peran juga dengan sendirinya, ada yg menumpahkan, ada juga yang tidur di atas kasur.
Sebenarnya rada takjub dengan peran yang mereka mainkan. Apa akibat ga nonton tv ya, mereka bisa berimajinasi seperti itu, memanfaatkan benda-benda di sekeliling mereka untuk menciptakan sesuatušŸ˜€
Dan si Ambu langsung kasuat-suat Edensornya Andrea Hirata…semoga aja itu jadi sebuah “goal” untuk mereka, dengan langkah mereka sendiri, mereka menapakkan kaki di bumi bersaljušŸ˜€

Keesokan harinya….mereka masih cekakak cekikik masuk ke dalam kamar, dan mereka punya ide baru. Teteh berseru, “sini Kei simpan saja gelasnya disini.” (disimpan di depan kipas angin), kemudian Kei menyalakan kipas angin. 3 kurcacis berdiri berhadapan dengan kipas angin. Saat styrofoam beterbangan akibat terhembus angin, lagi-lagi mereka tertawa merasakan sensasinya.

Bahagia itu sederhana…semoga cita-citamu tercapai ‘Nak. *ketjups*

20140309-212928.jpg

Tagged: , ,

§ 2 Responses to Salju di Eropa

  • Hery Harjono says:

    Hmm iya Kei ngajak ke Eropa untuk melihat salju. Ingat foto Abah kecil yang lagi main ski ya Kei? Jadi ingat waktu Teteh dan Kei di Bandung… Saat cahaya “dhuha” jatuh di dedauan “taman” Yangti, mereka berlarian mengejar pelangi yang terbentuk dari semburan air yang Ykung pancarkan dari selang-air…. Tentu saja mereka basah kuyup. Tapi entah siapa yang memulai, pada kesempatan lain mereka mulai menggunakan payung ketika menikmati indahnya waktu dhuha yang berpelangi,,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Salju di Eropa at Napak Tilas.

meta

%d bloggers like this: