Ulukutek Leunca

July 13, 2012 § 2 Comments

Malam jumat, 13 Juli 2012

Ambu : “seuhaaaah…aduh Ambu kepedesan.”
Kei : “kenapa karena?” (Karena apa munkin ya maksudnya :p)
Ambu : “ini makanannya pedas sekali.”
Kinza : (langsung lari ambil segelas air minum dan kemudian memberikannya padaku) “ini…minum.”
Ambu : “terima kasih ‘Ca.”
Kinza : “ituuu, minum.” (laporan ke Mas Kei kalau dia sudah memberikan minum pada Ambunya)
Kei : “iya hebat (sambil mengacungkan jari jempol)
Ambu : “haaaaaah, Ambu masih kepedesan.”
Kilaaya : (dengan suara menasehati, menoleh sebentar pada Ambu) “minum…minum, Ambu” (kemudian melanjutkan “baca” buku dihadapannya kembali)
Ambu : glek glek glek glek
Kei : “tadi Mas Kei sudah bilang pada Nin…jangan pake cabe. Kata Nin pake sedikit saja. Kata Mas Kei nanti Ambu kepedesan…jangan jangan. Kata Nin itu untuk Abah. Jadinya Ambu kepedesan deh.”
Ambu manggut-manggut mendengarkan kronologis begitu pedasnya ulukutek leunca dari Mas Kei. Oh dan ternyata Kei ikut serta membantu Nin saat memasak ulukutek leunca.

Hihihi walopun tak kuasa menahan rasa pedas, tp geli aja liat reaksi masing2 anak saat Ambunya kepedesan :p
*penting ya ‘Mbu :D*
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tagged: , ,

§ 2 Responses to Ulukutek Leunca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Ulukutek Leunca at Napak Tilas.

meta

%d bloggers like this: