Bola-Bola Coklat untuk Abah

December 9, 2011 § 4 Comments

Waaaa…MP MP dah lama tak berkunjung Oiya….kami semua sudah berkumpul sejak tanggal 29 Oktober 2011. Mmm ga nyambung dengan tittle ya hahahaha.

Oke oke…..ini cerita tentang bola-bola coklat untuk Abah. Seminggu kemarin tepatnya tanggal 2 Desember 2011 Abah ulang tahun dan aseli ga ada ide buat kado Akibat blogwalking pilihannya adalah bikin sesuatu yang sederhana saja. Hehe acara bikin sesuatu adalah amat langka *segitunya Neng*. Oleh karena itu cari yang sederhana aja dan jreng jreng jreng lihat resep ini sungguh menarik hati

Setelah gajian tgl 1, langsung ngacir ke supermarket buat nyari wafer, coklat, kertas bungkus, pita kecil & kotak kado. Yang menarik dari acara pembuatan bola-bola coklat ini adalah cara mencuri waktu. Kebayang pan hidup di satu rumah, gimana caranya waktu buat bola-bola coklat ga ketauan sama Abah. Alasan lain adalah kurcacis…gimana caranya juga supaya konsen bikin bola-bola coklat yang sangaaaaat sederhana ini dengan tenang Sungguh….bikin sesuatu ini tantangan buatku heu *maaf ini bukan lebay*

Dan pada akhirnya…inilah kronologis kejadian….
#1 kurcacis masih pingin tidur bersama Ambunya dan kamar kami agak kecil dibanding kamar di rumah yang dulu, akibatnya Abah memilih tidur sendiri di kamar lain. Huhuuuy…bisa rada tenang curi waktu tanpa ketauan Abah.
#2 entah apa ini harus disyukuri atau tidak….Kinza lagi ga enak badan dan sepanjang malam dia selalu terbangun hampir tiap jam sekali. Sampe pada saat jam 2 dini hari, daku susah tidur…okelah mari qta buat bola-bola cokelat untuk Abah. Alhamdulillah 1 jam pertama Kinza masih terlelap dan daku pun bikin si bola-bola ini dengan rada tenang. Walaupun setelah itu dia terbangun lagi dan daku harus “meninabobokan” Neng Kinza. Sampai pada saat memberi sentuhan akhir si bola-bola ini, ketika waktu sudah sampai adzan shubuh…memberi salutan cokelat dan setelah melihat cokelat yang nyaris jadi ini kupikir menarik *senang hati*…semoga setelah salut coklat membeku penampakannya masih menarik. Pada saat ini pun Neng Kinza masih memanggil *sigh ga selesai-selesai perasaan*
#3 Abah bangun & ngacir ke kamar mandi. Ini adalah kesempatan memindahkan si bola-bola cokelat ke dalam kotak. Sengaja pake ngumpet di kamar atas untuk masukin bola-bola dan jreng jreng jreng….sebuah kesalahan telak….itu bola-bola disimpen terlalu deket dan pada akhirnya nempel satu sama lain deuh beneran pingin nangis, yang selamet cuma 2 bola dan itu pun dengan penampakan ga menarik *huaaaaa nangis di pojokan*
#4 Pada akhirnya, bola-bola tanpa disalut cokelat jadi pilihan menemani 2 bola yg tak menarik.
#5 Okelah….bola-bola coklat resmi diberikan pada Abah.
#6 Selama sehari itu daku ngantuk amat akut akibat ga tidur hahahahahaha

Tapi kesimpulannya, ternyata membikin sesuatu ini memberikan kepuasan tersendiri ya Walaupun hasilnya tidak sesuai yang diharapkan…tapi gpp lah. Klo ntar daku ada rezeki lebih, ntar daku beliin sesuatu y say hihihi.

Untuk Abah…selamat ulang tahun ya, menarik juga di umur 31 tahun bersama 3 kurcacis dan di rumah sendiri….rumah hijau Semoga barokah usiamu & semoga keberadaanmu memberi manfaat bagi umat, Amiin

Tagged: , ,

§ 4 Responses to Bola-Bola Coklat untuk Abah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Bola-Bola Coklat untuk Abah at Napak Tilas.

meta

%d bloggers like this: