Sepotong Cerita Lahirñ Baby Kinza

November 26, 2010 § 9 Comments

Senin, 22/11/2010
Waktuñ mudik ke Bandung, dan walaupun rencanañ ga berlama2 di Bandung tapi bawaanñ hihohiho buanyal jg ternyata :p
Dari Jakarta langsung ke SBIH untuk cek rutin dan hasilnya adalah :
– belum mules2 aja
– ga memungkinkan dilakukan induksi krn sebelumñ sectio, karena induksi “memaksa” rahim untuk kontraksi dan dikhawatirkan membuat rahim terutama bagian jahitan sectio “luka” lebih parah
– usia kandungan 39w…1 mg sblm duedate. Dokter menunggu mules datang sblm duedate krn klo overduedate yaaa ketuban dah ga bagus, bs trjadi pengapuran plasenta etc etc.
Jadi pilihanñ adalah jika blum terjadi mules at least sampai hari jum’at, paling telat sabtu dilakukan tindakan sectio.

Keputusan qta berdua : owkay…krn dari awal kehamilan sudah mempersiapkan apapun yang terjadi…alhamdulillah klo bisa lahiran normal & klo memang perlu sectio, akan dilakukan demi keselamatan ambu juga Baby K😉
Qta berencana menunggu sampai hari Rabu kontraksiñ bagus ato engga, klo memang engga direncanakan kamis untuk sectio…Bismillaah, apapun yg harus dilakukan Insyaalloh siap😉

Selasa, 23/11/2010
Damaiii…adem ayem…g ada kontraksi, bahkan braxton hicks ga menghampiri

Rabu, 24/11/2010
Braxton Hicks datang pas pagi dan ke SBIH untuk membuat perjanjian sectio hari Kamis. Oh yaa senangñ, Abah & Kurcacis datang….missed them all, walopun ga ketemu cuma 2 hari *big hug*
Makin lama ko ga nambah jg ya kontraksiñ? Wew….
Setelah maghrib, Ambu ke rumah sakit untuk pre-operasi😉 heu degdegan…tapi ya seenggañ dah lebih siap mentalñ dibanding waktu sectio Kei dulu.

Kamis, 25/11/2010
Jengjengjeng….inilah waktunya!
Pasang infus, pasang keteter, skin test, CTG….yuks mariii beginilah ribetñ mw sectio kikikiki.
Jam 8.30 dah digiring ke ruang persiapan operasi.
Jam 8.50 masuk ruang operasi….brrrr dingiiiiin. Tapi ga seru, ga ada musik! Hehehe, waktu lahiran Kei ditemani musik dan daku lupa apa…black music tampakñ tapi familiar dengan laguñ. Dats okay…banyakin baca doa nu pasti hihihihi.
Suntik bius lokalñ beda carañ….waktu Kei dulu daku cuma disuruh miring dan mantabs! Rasanya seperti itu ya Dan waktu baby Kinza, daku diminta untuk duduk…jarum disuntikkan ke bagian tulang belakang, obat bius masuk secara pelahan-lahan, wew! Gitu deh rasanya, semriwing-kesemutan-hangat-mati rasa ujungnya mah.

Untuk kali ini, berasa banget perut diuyek-uyek….dan ga secepat waktu proses mengeluarkan Kei. Sampai daku selalu bertanya pada asisten2…udah sampai mana? Hehehe ga sabar….setelah perut didorong kiri, dorong kanan, dorong atas, lumayan lah ada 1-2 menit dilakukan hal itu dan pada akhirnya baby K terlahir ke bumi Pukul 09.08 WIB. Komentar dokter, perawat : “Bayinya gede banget!” dan dokter kandunganku pun bertanya, “Ibu ga punya gula pan?” euuuuu binundotcom segede gimana siy, perasaan itungan USG terakhir cuma 2,9kg Setelah ditimbang, 3,8 kg shock banget dengernya! Setelah dicek apgar dan lain-lain oleh DSA, baby K diberikan padaku untuk IMD walaupun hanya sekejap

“Assalamu’alaikum Baby Kinza, kamu kok gede bwanget ! Semoga jadi anak yang sholehah ya ‘nak *kiss kiss”

Tagged:

§ 9 Responses to Sepotong Cerita Lahirñ Baby Kinza

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sepotong Cerita Lahirñ Baby Kinza at Napak Tilas.

meta

%d bloggers like this: